Yayasan Inter Medika

Surat Seorang Presiden

Inter Medika November 22, 2012 LGBT No Comments on Surat Seorang Presiden
Surat Seorang Presiden

Membaca surat Presiden Amerika ini sungguh terharu, beliau membalas surat dari seorang anak yang dibesarkan oleh pasangan gay. Berikut ini adalah terjemahan surat si anak:

“Halo Tuan Barack Obama, ini adalah Sophia Bailey Klugh temenmu yang mengundangmu untuk makan malam. Kamu tidak ingat baiklah tidak apa-apa. Aku hanya ingin memberitahumu bahwa aku sangat bangga bahwa dua orang pria diperbolehkan untuk mencintai sesamanya karena aku punya dua ayah yang saling mencintai, tetapi di sekolahan, teman-teman memandang dengan rasa aneh. Aku datang kepadamu karena kamulah pahlawanku. Jika kamu mempunyai dua ayah yang saling mencintai dan teman-teman di sekolah mengejekmu tentang itu, apa yang akan kamu lakukan? Tolong direspon! Aku hanya ingin bilang kamu menginspirasiku dan aku berharap kamu menang sebagai presiden. Kamu akan mengubah dunia menjadi lebih baik. Temanmu Sophia. Tambahan: sampaikan hai untuk putrimu”.

Dan balasan dari Presiden Barack Obama:

” Halo Sophia, terima kasih telah mengirimkan surat tentang keluargamu. Membacanya membuat saya bangga menjadi presidenmu dan lebih lagi tentang masa depan bangsa ini. Di Amerika, tak ada dua keluarga yang kelihatan sama, kita merayakan perbedaan ini. Dan kami  mengakui apakah kamu mempunyai dua ayah atau satu ibu yang terpenting adalah rasa cinta yang kita berikan pada sesama. Kamu sungguh beruntung kamu memiliki dua ayah yang sangat menyayangimu. Mereka sungguh beruntung memiliki putri sepertimu. Perbedaan kita memperkuat kita. KIta diberkati karena tinggal di negara dimana kita terlahir setara tidak peduli bagaimana rupa kita, dimana kita tumbuh berkembang, atau siapa orang tua kita. Aturan yang bagus adalah bagaimana memperlakukan orang lain seperti kita berharap mereka akan eperlakukan hal yang sama untuk kita. Bilang kepada teman-teman sekolahmu tentang hal ini. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk menulis surat kepada saya. Saya merasa terhormat telah menerima dukungan dan kasih sayangmu. Saya menyesal bahwa saya tidak bisa hadir untuk makan malam bersamamu, tetapi saya pastikan salammu telah saya sampaikan kepada Sasha dan Malia”.

Kita sungguh berharap bangsa yang bersomboyan BHINEKA TUNGAL IKA ini bisa menghargai perbedaan yang ada.

Like this Article? Share it!

About The Author

Leave A Response